Tentang mamah.........

Tentang mamah......... Mamah adalah manusia yang aku kira ketika Allah menciptakannya ada salah satu unsur yang sangat spesial dikaruniakanNya untuk MAMAh. Karena seorang mamah mampu tetap tersenyum, tertawa, berbicara dengan nada yang ceria walau sebenarnya dia dalam posisi yang terhimpit dan terjepit. Mamah juga mampu menahan air matanya walau dia tak dapat menahannya. Mamah mampu menguatkan dan memotivasi suami dan anak-anaknya yang sedang pesimis dalam hidup walau sebenarnya dia lebih merasakan banyak kehawatiran dalam hidupnya yang tak pernah mau dia ceritakan kepada keluarganya. Mamah lebih suka melihat suami dan anak-anaknya tersenyum dan tetap semangat dalam hidup yang terbatas ini. Dia tak mau membiarkan dirinya menjadi beban bagi keluarganya. Sejak seorang wanita menikah dan memiliki anak, dan biasa dipanggil mamah oleh anak-anaknya dari sanalah dia belajar untuk lebih banyak mendengarkan daripada berbicara, lebih banyak memperhatikan daripada diperhatikan, lebih banyak mengerti daripada dimengerti, lebih banyak tertawa untuk membungkus kepiluan hatinya. Itu lah dia mamah. Disaat seorang anak merasakan marah secara sadar ataupun tidak anak menumpahkan emosi nya kepada mamah. Dan tanpa rasa malu, ketika dia merasa butuh dia kembali lagi kepada mamahnya. Dan seorang mamah tetap dengan sabar melayani setiap kebutuhan anak-anaknya walau kadang dengan luka yang tergores akibat perkataan anaknya. Seorang mamah akan lebih sensitive ketika suami dan anak-anaknya berbicara kepadanya dengan nada yang keras. Dia merasakan tamparan yang luarbisa sakitnya ketika hal itu terjadi, hatinya sakit dan terluka namun dia tetap diam dalam lukanya.

0 komentar: