Penipuan Sejarah Manusia!!!




Dalam Surah al-baqarah ayat 30, yang artinya:
30. Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
Persoalannya, apakah perkara yang dimaksudkan Allah yang tidak diketahui oleh para malaikat. Persoalan tersebut dijawab pada ayat-ayat seterusnya. Dan pada ayat berikutnya,
31. Dan Dia mengajarkan kepada Adam Nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada Para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!"
32. Mereka menjawab: "Maha suci Engkau, tidak ada yang Kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana[35]."
33. Allah berfirman: "Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka Nama-nama benda ini." Maka setelah diberitahukannya kepada mereka Nama-nama benda itu, Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa Sesungguhnya aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?"
34. Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada Para Malaikat: "Sujudlah[36] kamu kepada Adam," Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia Termasuk golongan orang-orang yang kafir.
Allah telah megajarkan kepada nabi Adam “nama-nama” keseluruhannya. Setelah nabi adam mengetahui nama-nama tersebut maka bersujudlah semua malaikat tanda penghormatan kepada manusia. Kecuali iblis, karena dia sombong dan merasa bahwa manusia tetap akan melakukan kerusakan di muka bumi dan menumpahkan darah walaupun sudah diajarkan nama-nama oleh Tuhannya. Lalu apa yang dimaksud dengan “nama-nama” itu?
Yang dimaksud nama-nama itu sebenarnya penyelesaian kepada setiap kerusakan dan pertumpahan darah yang sedang berlaku kepada umat manusia di akhir zaman ini sebagaiman yang telah dijangka oleh para malaikat.
Sejarah ketermadunan manusia,
Zaman batu
zaman gangsa
zaman logam
zaman modern
Paleolitik



Neolistik

       

Maselistik




Kita sering merasa bahwa masa ketermadunan manusia berawal dari zaman batu. Kononnya manusia zaman dahulunya tidak tahu apa-apa malah tidak tahu bercakap. Tidak ada bahasa kemudian berkembang sedikit demi sedikit mencapai kemajuan. Dan akhirnya memasuki zaman modern di mana kita sekarang berada. Itulah sejarah yang dipercayai mayoritas manusia.  Siapa saja orang-orang yang ada dibalik penyebaran sejarah ini, mereka adalah Charles Darwin dan para pendokong teori evolusi.
Apabila disebut zaman purba, kita akan membayangkan orang yang tinggal di dalam gua.     Tetapi ingatlah kita, bahwa kabah dan masjid al-aqsha sebenarnya dibina oleh nabi adam sebagaimana yang telah diberitahu dalam hadits Rasulullah. Dan ini menunjukan bahwa manusia pertama sudah pandai membina bangunan. Adakah mereka tinggal di dalam gua seperti binatang. Malah nabi Adam sudah pandai berkata-kata, berpakaian dan bertindak seperti manusia yang waras sama seperti manusia yang wujud pada hari ini. Adakah nabi Adam diturunkan sehina itu oleh Allah, tanpa sembarang ilmu.
Ini adalah hasil binaan orang-orang yang kita sebut sebagai ‘orang gua’.
Sebuah artifak yang begitu unik ditemukan dalam tamadun Babylon, dan setelah dikaji adalah sebuah baterai.  Dan ini menunjukan kerajaan kuno Babylon sudah pandai menggunakan tenaga elektrik berjuta-juta tahun sebelum kita.
Sebuah lukisan dalam tamadun mesir purba
Gambar apa ini?  ini adalah gambar helicopter! Bukankah mereka yang kita kenal sebagai orang gua itu sudah pandai, bahkan segala ciptaan yang mereka buat lebih canggih dan terdahulu dibanding kita yang biasa disebut zaman modern. Bukankah ini menjadikan ‘Paleolitik’ hanya satu istilah hayalan. ‘maselistik’ hanya sebuah dongeng. Lalu sejarah ketermadunan manusia yang manakah yang benar, dan dapat dipercaya, Sejarah sebenarnya adalah, Al-qur’an hanya menggunakan nama-nama para nabi contoh,
1.     Dimasa kerajaan sulaiman (al-Baqarah 102)
2.     .....sesudah musa...  (baqarah 246)
3.     ....sesudah Nuh.... (isra’17)
Karena para nabi ini merupakan wakil kaum mereka pada tempat, waktu dan ketemadunan yang tertentu. Inilah cara sebenarnya mengkaji sejarah. Dan bagaimana ketermadunan mereka yang begitu canggih   boleh HANCUR sekelip mata sehingga kita menyangka mereka berada di zaman batu.



Al-imran 137
137. Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah [230]; karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).
[230] Yang dimaksud dengan sunnah Allah di sini ialah hukuman-hukuman Allah yang berupa malapetaka, bencana yang ditimpakan kepada orang-orang yang mendustakan rasul.
Mereka bukanlah orang gua yang hanya tau makan dan tidur. Tetapi mereka telah membina ketermadunan begitu hebat. Malah mungkin kecanggihan meraka lebih hebat daripada kita saat ini. Ilmu pengetahuan mereka lebih tinggi, sehingga meraka mampu mencerap bintang-bintang dilangit. Tetapi karena kekufuran mereka kepada Allah, maka kehebatan ketermadunan mereka telah dihancurkan dalam satu malam, sehingga kita menyangka bahwa mereka adalah orang yang tidak pernah mencipta atau disebut zaman batu.
Zaman umat nabi Muhammad
Zaman umat nabi Muhammad dibagikan kepada 5 bagian mengikut kerangka masa.
Masa kenabian itu ada ditengah-tengah kalian, adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya.
selanjutnya adalah masa khalifah yang mengikuti jejak kenabian (Khilafah ‘ala manhaj an-nubuwwah) adanya atas kehendak Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya.
Selanjutnya masa kerajaan yang menggigit (mulk ‘adhan) adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya.
Setelah itu masa kejayaan yang menyombong (mulkan jabariyyan) adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya.
Selanjutnya adalah masa khilafah yang mengikuti jejak kenabian (khilafah ‘ala minhaj nubuwwah)
Kemudian beliau diam
(HR. Ahmad dan Baihaqi dari Nu’man bin Ba’syir dari hudzaifah).
Mengikuti Rasulullah, fase pertama bagi umat ini ketika nabi masi hidup. Kemudian datang zamanpemerintahan yang mengikuti cara keNabian. Pada zaman ini kita dapat lihat zaman ini dipimpin oleh khulafaur rasyidin.
Kemudian datang pula zaman pemerintahan kerajaan yang menggigit. Menggigit dalam hadits tersebut mereka hanya menyerahkan kekuasaan mereka pada keturunan mereka. Kita dapat lihat fase ini, kerajaan umayyah, abasiyyah, uthmaniyah, yang berkuasa menggunakan system monarki.
Kemudian datang pula zaman yang dunia di perintah oleh pemerintah yang sombong dan bermahajarela. Kemudian setelah berlalu nya fase keempat, Dan fase itu adalah sekarang.  akan datang pula fase kelima
Fase kelima, dunia akan kembali diperintah dengan cara nabi berdasarkan syariat Islam. Setelah habis bercerita mengenai 5 fase, rasulullah tiba-tiba diam. Dan diam tersebut bermaksud “sejarah manusia sudah tamat”.
Rasulullah pernah mengingatkan umatnya yang akan hidup di masa keempat ini akan datang satu fitnah. Fitnah yang paling besar diantara sejarah ketermadunan manusia itulah fitnah al masih dajjal.
Dajjal tidak akan datang pada fase ke lima karena fase kelima kekuasaan telah berada dipihak orang-orang beriman. Dajjal juga tidak akan muncul selepas masa kelima, Karen sejarah ketermadunan manusia sudah tamat.hanya fase keempat saja kesempatan iblis mengumpulkan manusia untuk ikut dalam neraka. Dan fase keempat itu adalah sekarang. Sebelum turunya nabi isa, akan muncul imam Mahdi yang akan memindahkan kita ke fase ke lima. Seterusnya mengakihiri ketermadunan manusia dan mengalahkan usaha iblis diperingkat terakhir zaman manusia.

0 komentar: